Friday, August 16, 2019

972 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB FMIPA UNM

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus untuk Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan ini dilaksanakan di Pelataran Gedung Science Square Kampus FMIPA UNM Parangtambung, (16/8).



Sebanyak 972 mahasiswa baru FMIPA UNM mengikuti kegiatan PKKMB tersebut. Mereka disambut resmi oleh   Dekan FMIPA UNM, Suwardi Annas. Dalam sambutannya, ia mengunggulkan FMIPA UNM ini, katanya kepada mahasiswa baru bahwa FMIPA UNM adalah adalah fakultas terbaik dengan tenaga pengajar terbanyak diantara 9 fakultas di UNM.

"Sebanyak 181 dosen di FMIPA. Ada 21 profesor, 89 doktor, dan magister. Selain itu, FMIPA adalah fakultas dengan prodi akreditasi A terbanyak di UNM yaitu sebanyak 8 prodi terakreditasi A dan 4 prodi yang terakreditasi B," ungkapnya

Lanjut, Dekan yang belum cukup menjabat selama satahun ini mengatakan bahwa FMIPA kedepannya akan tetap menjadi fakultas unggul sehingga mahasiswa tidak akan merasa rugi untuk belajar di kampus yang melahirkan banyak peneliti ini. Menutup sambutannya, dosen statistika ini mengucapkan selamat datang kepada seluruh Mahasiswa baru FMIPA UNM.

"Kedepannya kita akan tetap menjadikan FMIPA sebagai kampus yang unggul di seluruh fakultas," katanya.

Sementara itu jurusan fisika FMIPA UNM sendiri menerima sebanyak 139 mahasiswa baru dari empat prodi.

Thursday, July 25, 2019

Mahasiswa Fisika UNM sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini di Masyarakat Kabupaten Polman.



Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Sosialisasi Stop Perkawinan Anak. Sosialisasi tersebut berlangsung di Balai Serbaguna Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman),Kamis (25/7).

Adapun tema yang diusung "Membentuk Karakter Anak Sebagai Penerus Bangsa dalam Menghadapi Era Industri 4.0”. Sebanyak 19 Orang tua mengikuti sosialisasi tersebut.

Dokumentasi Peserta dan Pemateri Forum Anak


Ketua Panitia, Muhammad Fitra Syarif mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan agar orang tua dapat memahami bahaya pernikahan anak pada usia yang belum mampu. Hal ini juga sebagai salah satu agenda untuk merayakan hari forum anak pada selasa (23/7) kemarin, yang sempat dimeriahkan dengan lomba tradisional oleh anak-anak dusun Kanang.

“Kami adakan kegiatan ini untuk memberikan bimbingan penyuluhan bagi orang tua dalam mendidik anaknya, utamanya di era industri 4.0 ini," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa narasumber yang dihadirkan telah handal dalam bidangnya. Adapun narasumber yang dihadirkan yaitu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Polman Provinsi Sulawesi Barat dengan pembahasan tentang Hak dasar anak Indonesia, Fungsi keluarga untuk tumbuh kembang anak, dan peran anak sebagai penerus bangsa.


Mahasiswa Program Studi Pendidikan ini berharap, kegiatan ini dapat memberikan pencerahan kepada orang tua agar kedepannya bisa mendidik anak dan memperhatikan pertumbuhan anak-anak dengan cara yang benar.

“Semoga peserta orang tua di desa Batetangnga ini mampu mengambil pelajaran yang dijadikan acuan dalam mendidik kedepannya (*)

Reporter : Nurul Istiqamah

Tuesday, July 23, 2019

Sambut Hari Anak, Mahasiswa Fisika Meriahkan Desa Batetangnga dengan Lomba Tradisional.

Dalam rangka memperingati momentum Hari Anak Nasional (HAN), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar lomba tradisional di Desa Batetangnga Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (23/7) . Kegiatan ini merupakan salah satu dari enam paket kegiatan Aplikasi Studi Mahasiswa (ASM) yang digelar selama sembilan hari.

Foto : Kegiatan pada saat lomba makan kerupuk



Ketua Panita, Muhammad Fitrah Syarif menuturkan betapa pentingnya memperingati hari-hari nasional saat ini, khususnya Hari Anak Nasional. Menurutnya teknologi saat ini memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap masyarakat terutama pada perubahan sosial dan budaya. Hal tersebut dapat dilihat bagaimana anak-anak lebih menyenangi bermain sendiri dengan gadget dari pada keluar bermain dengan teman sebayanya.

"Melalui ini masyarakat dapat selalu mengingat Hari nasional. Selain itu,  lomba-lomba yang diadakan pergrup dapat melatih kerja sama dan kekompakan mereka, hal ini dapat membantu mengikis sifat individual anak karena pengaruh teknologi," tuturnya.


Permainan tradisional ini digelar di lapangan Pondok Pesantren DDI Al-Ihsan Kanang dan dimeriahkan dengan beragam lomba antara lain sepak bola, lari estafet,  lari karung, lari kelereng, memasukkan paku ke botol dan makan kerupuk. Kegiatan ini di ikuti oleh 101 Siswa Sekolah Dasar (SD) dari  empat dusun di Desa Batetangnga.

Lanjut, selain diperingati dengan beberapa lomba tradisional, kegiatan yang mengusung tema "Membentuk Karakter Anak Sebagai Penerus Bangsa Dalam Menghadapi Era 4.0," ini juga dirangkaikan dengan forum yang menyasar orang tua sebagai pendidik generasi.

Mahasiswa angkatan 2017 ini berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dan dapat  memberikan pengaruh  bagi orang tua dan anak-anak kedepannya.

"Saya harap dapat mengajarkan anak-anak untuk berkompetisi secara adil. Lebih dari itu  Mereka bersuka cita dan merasa gembira dengan kegiatan ini,". Harapnya.
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html